Kamis, 13 Juli 2017

Green Wash HPAI

Testimoni mencuci dengan Green Wash HPAI
pada lebaran tahun ini kami sekeluarga mudik ke kampung halaman kami di Jawa Timur. tidak seperti biasanya kali ini sengaja aku tidak membawa oleh oleh seperti biasanya tetapi membawa oleh oleh berupa produk produk dari HPAI. beberapa produk yang aku bawa sebagai oleh oleh keluargaku di kampung diantaranya:
  • Pasta Gigi Herbal 
  • Minyak burung butbut
  • Day Cream
  • pengharum ruangan.
  • Green Wash.












sengaja aku membawa produk produk HPAI selain sebagai oleh oleh juga aku gunakan sebagai media dakwah produk produk halal kepada keluargaku. di luar dugaanku respon dari mereka sangat antusias begitu aku perkenalkan dan di coba menggunakan produk produk diatas, terutama produk yang terbaru yaitu Detergent Green wash. begitu di pakai untuk merendam pakaian, air rendaman menjadi kelabu (menandakan kotoran kotoran yang berada di mesin cuci dan baju larut dengan air), meskipun belum di kucek sehingga meringankan beban mesin cuci dalam mengucek pakaian. pakaian putih yang selama ini kumel menjadi putih kembali, noda kumel yang ada sebelumnya menjadi larut bersama air. 
Green wash merupakan bubuk detergent yang di kemas dalam bentuk sachet kalo di jumlah persachetnya cuman Rp.1800 namun manfaatnya luar biasa. ketika dilarutkan kedalam air air berwarna jernih kebiruan tandanya zat aktif perontok kotoran dan zat penting lainnya yang terkandung di dalamnya mulai bekerja. awal mencuci aku memakai mesin cuci karena kerjaanku yang lumayan banyak hari itu, selesai mencuci aku melihat hasil cucian didalam mesin penggiling mesin cuciku jauh lebih bersih dan seger. air yang aku pakai untuk membilaspun lebih hemat air hitam kotornya ada di dalam larutan detergent, sementara bilasannya hanya berfungsi menjernihkan pakaian dari sisa kotoran. keesokan harinya aku nggak menggunakan mesin cuci untuk mencuci karena cucian cuman sedikit. aku rendam baju-baju putihku di dalam bak yang sudah aku taburi detergent Green Wash, sambil menunggu aku membersihkan lantai dan halaman rumah sampai selesai semua pekerjaan  baru aku mau mengucek rendaman baju tersebut. baru aku pegang belum aku kucek baju putihku sudah keliatan lebih terang kelihatan bersih.  noda noda hitam hitam bekas kotoran nyamuk yang lengket dan keras menjadi larut meski baru dikucek dan dikumbah sebentar waww clink. o iya air bilasan green wash bisa lho di gunakan untuk menyiram tanaman. aku semakin tambah suka dengan produk produk HPAI sehingga sesampai di Bandung sudah nggak sabar jari ini untuk bercerita tentang pengalamanku menggunakan detergent Green wash, karena aku ingin mengamalkan Gesit lewat medi blog ini dan PCA (pakai cerita ajak) menggunakan produk -produk HPAI.

Rabu, 12 Juli 2017

anjuran Rasulullah untuk berdagang dan berdakwah




Baginda Rasulullah s.a.w. menyerukan supaya kita sebagai umat beliau untuk berdagang. Anjuran ini garis-garis ketentuannya diperkuat dengan sabda dan  perbuatan beliau.
Dalam beberapa perkataannya yang sangat bijaksana itu kita dapat mendengarkan sebagai berikut :

"Pedagang yang beramanat dan dapat dipercaya, akan bersama orang-orang yang mati syahid nanti di hari kiamat." (Riwayat Ibnu Majah dan al-Hakim)

"Pedagang yang dapat dipercaya dan beramanat, akan bersama para Nabi, orang-orang yang dapat dipercaya dan orang-orang yang mati syahid." (Riwayat al-Hakim dan Tarmizi dengan sanad hasan)

Kita tidak heran kalau Rasulullah menyejajarkan kedudukan pedagang yang dapat dipercaya dengan kedudukan seorang mujahid dan orang-orang yang mati syahid di jalan Allah, sebab sebagaimana kita ketahui dalam percaturan hidup, bahwa apa yang disebut jihad bukan hanya terbatas dalam medan perang semata-mata tetapi meliputi segala bidang, termasuk dalam bidang ekonomi juga.

Umat Islam ini kekuatannya adalah berusaha, tanpa usahawan-usahawan yang baik, siapa yang akan membayar zakat, infak dan sedekah, untuk membiayai dakwah ini. Kalau yang berusaha lebih banyak nonmuslim, tentu mereka tidak akan keluarkan zakat. Jadi perlu ditumbuhkan banyak pembayar zakat. Itu juga bagian dari dakwah. Sejarah Rasulullah dimulai dari seorang pengusaha, Siti Khadijah juga pengusaha, dan pada dasarnya Islam datang dari Arab itu bukan dibawa oleh ulama. Islam dibawa oleh para pedagang. Bukan pula para dai yang membawa ajaran Islam ke Indonesia tetapi para pedagang, saudagar.

Kita semua menyadari bahwa tanpa peningkatan pendidikan, umat Islam akan selalu ketinggalan. Pemerintah tentu selalu berusaha meningkatkan pendidikan untuk seluruh bangsa. Apabila kita berbicara seluruh bangsa itu berarti 85% umat Islam yang akan ditingkatkan pendidikannya. Akan tetapi itu belum cukup tanpa partisipasi kita semua khususnya umat Islam. Apalagi upaya-upaya yang lainnya seperti dakwah. Dakwah adalah upaya meningkatkan keimanan, pengetahuan, dan kecintaan kita terhadap Allah SWT.

Bekerjalah untuk duniamu seakan kamu akan hidup abadi; Dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan kami akan mati besok. Begitu untaian bijak yang disinyalir diungkap Sayyidina Ali ibn Abu Thalib RA beberapa abad lalu. Intinya: perimbangan mencari urusan dunia (kerja, usaha, bisnis) dan akhirat (kebaikan, pahala).

Abdurrahman ibn ‘Auf adalah seorang Sahabat Rasulullah SAW yang sangat piawai berdagang. Setiap kali pulang berdagang, pasti membawa keuntungan berlimpah. Masyarakat Madinah menyambut sukacita kedatangan tokoh Sahabat itu.

Suatu ketika, Abdurrahman membawa pulang 700 ekor unta penuh muatan hasil keuntungan berdagang. Tapi Ummul Mukminin Aisyah RA malah terlihat murung seraya menggeleng-gelengkan kepala. Ia berkata mendengar Rasulullah pernah bermimpi melihat Abdurrahman masuk surga dengan cara merangkak.

Mendengar peringatan itu, sontak Abdurrahman segara membagi-bagikan seluruh muatan 700 unta yang dibawanya kepada masyarakat Madinah. Khususnya kalangan yang membutuhkan dan fakir miskin. Pernah pula ia menyerahkan 500 ekor kuda untuk digunakan pasukan kaum muslimin berperang. Di lain waktu ia hibahkan 1500 ekor unta.

Sahabat Abu Bakar ash-Shiddiq, pernah memberikan seluruh kekayaan miliknya hasil berdagang untuk kepentingan perjuangan Islam. Begitupula Umar ibn Khattab, Utsman ibn Affan dan lainnya. Benarlah sabda Rasulullah, “Sungguh beruntung harta dan jabatan yang berada di tangan orang-orang shalih.”

Bagi sebagian kalangan yang berangapan bahwa dakwah dan dagang itu terpisah, artinya kurang paham, kita bisa mengkaji sunnah Rosulullah dimana berdagang itu untuk menopang dakwah, apalagi soal keilmuan dan sumber daya, gak mungkin kita ini hanya ngandelin donasi sedekah jamaah terus, atau minta minta dipinggir jalan dsb kalau semuanya memiliki kesadaran akan hal ini, banyak diantara rekan yg salah menyikapi soal pondok jualan susu, padahal dananya akan dialokasikan untuk operasional pesantren, penghafal Qur'an, larinya juga ke ustadz-ustadz yg begitu banyak, prasarana dst. Malahan kalo diantara jamaah yg ikutan promoin produk pesantren yg sudah ketara jelas, ke rekanan lain, Insya Allah ada pahalanya ayo ikutan majuin dakwah, ikutan andil dalam pergerakan majunya sumber daya Islam di lingkungan kita. mari kita terapkan GESIT (gerakan silaturahmi produktif)  dan gerakan PCA (Pakai Cerita Ajak). jadi kita pakai produk halal HPAI kemudian kita ceritakan kepada temen dan saudara kita terus kita ajak mereka untuk berpindah menggunakan produk tersebut.

Bagaimana cara menggunakan HSIS HPAI



HSIS HPAI

Untuk stokis HPAI disediakan fasilitas HSIS untuk menginput laporan pembelanjaan yang terjadi di stokis kita. untuk mengakses HSIS kita harus masuk ke www. Hsis2. HpaIndonesia.net
 
Top of Form
Username
Password
Security Code
Bottom of Form





Masukkan username dan pasword stokis kita dan security code lalu enter



Terlihat ada beberapa menu di sana. Paling atas adalah menu transaksi.



Paling bawah menu ENTRY CUSTOMER untuk mendaftarkan agen baru.



Cara menginput pendaftaran Agen baru.



1.    Buka HSIS



2.    Klik ENTRY CUSTOMER



3.    Klik cari di sebelah kanan atas



4.    Trus ketik nama, klik kaca pembesar



5.    Lalu close



6.    Terus balik lagi (BACK)



7.    Klik ADD  di sebelah bawah



8.    Baru masukkan data datanya.



9.    Setelah semua di isi lengkap baru di SAVE.



1. Dan isilah Pasword (langsung keluar no id agen baru tsb



 



Jika ada agen yang belanja ke stokis kita bagaimana cara inputnya:



1.    Klik Transaksi



2.    Pada katagori klik Agen



3.    Pada kolom customer, ketik no id agen yg belanja ke stokis kita.



4.    Pada pembayaran klik CASH.



5.    Lalu klik nama produk, ada tanda panah ke bawah, tinggal pilih nama produk yang di beli. Ketik jumlahnya dan tekan enter, begitu seterusnya.



6.    Lalu ketik jumlah total uang di dalam kolomUang cash, lalu klik gmbar kalkulatordi sebelahnya. Ini juga berfungsiuntuk menghitung uang kembalian.



7.    Terakhir adalah klik SAVE dan masukkan pasword kita



8.    Transaksi yang sudah di input bisa kita lihat dimenu penjualan.



 



Kalau kita sebagai stikis/PSD/PA mau tupo pribadi (belanja pribadi) maka ketik di kolom customer nomor ID kita sendiri atau angka 9 sebanyak  9 kali (999999999) lalu tekan enter akan terbaca TUPO PRIBADI



Langkah selanjutnya sama dengan yang  diatas.

 

 TANAM PADI DENGAN APLIKASI PROMOL12 Alhamdullilah pada tulisan kali ini kami akan mengangkat tentang keunggulan penggunaan pupuk herbal ...